Tentang BKmedia

BKmedia merupakan berita online berbasis layanan Bimbingan dan Konseling yang menyajikan informasi-informasi yang dibutuhkan oleh peserta didik dalam mencapai tugas perkembangan.

STOP TAWURAN!! NO MORE VIOLANCE!!

"Dengan pewarisan sense of identity, seorang siswa baru akan menjadi siswa yang utuh dari sekolah itu apabila mereka menyerang murid sekolah lainnya." ungkap Devie Rahmawati, seorang pengamat sosial dari Universitas Indonesia.

Wanita Sejuta Dollar dan Sejuta Mimpi

“Dia uda dapat duit satu juta dolar pas umur dua puluh-an”, sahut sahabat saya.

Nick Vujicic, sosok nyata dari kesungguhan niat dan usaha

Pada masa kecilnya sering diintimidasi teman-teman sekolah. Pada usia delapan tahun, mulai memikirkan bunuh diri, bahkan pada usia sepuluh tahun dia mencoba untuk menenggelamkan dirinya di bak mandi. Nicholas James Vujicic.

Jadikan Hobi Sebagai Peluang Bisnis

Pekerjaan yang paling menyenangkan adalah hobi yang dapat menghasilkan uang..

Tampilkan postingan dengan label #InformasiPribadi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #InformasiPribadi. Tampilkan semua postingan

Senin, 17 November 2014

Jadikan Ibadah sebagai Kebutuhan, Bukan Hanya Sekedar Kewajiban

Pray, not because you need something. But because have a lot to be thankful for.

Jika berbicara soal ibadah, pasti berhubungan erat kaitannya dengan agama. Sebab, ibadah merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dari sebuah agama. Jika seseorang ingin disebut sebagai penganut agama Islam, maka ia haruslah mengerjakan macam-macam ibadah yang ada di dalam agam Islam. Jika seseorang ingin disebut sebagai penganut agama Kristen, maka ia pun harus mengerjakan ibadah-ibadah yang menjadi kewajiban di dalam agama Kristen tersebut.

Begitu pula dengan agama-agama lainnya, sebab ibadah merupakan identitas agama yang paling representatif bagi setiap umat beragama. Walaupun setiap agama memiliki cara beribadah yang berbeda-beda, namun, memiliki tujua yang sama, yaitu untuk menyembah dan mengagungkan Sang Pencipta dan untuk meningkatkan kualitas rohani manusia.

Namun, fenomena yang terjadi adalah semakin hari semakin banyak saja manusia yang lalai dari melaksanakan ibadah. Termasuk pula umat Islam yang semakin hari semakin banyak yang meninggalkan dan mengabaikan ibadah-ibadah Islami. Keadaan ini disebabkan karena banyak umat Islam yang menganggap ibadah sebagai suatu kewajiban. Tapi, bukankah memang sudah seharusnya begitu?

Sebelum melanjutkan pembahasan tentang ibadah sebagai kewajiban, alangkah baiknya jika kamu pahami terlebih dahulu pengertian tentang ibadah menurut Islam yang dikutip dari situs muslim.or.id berikut. Penulis syarah Al-Wajibat menjelaskan, “Ibadah secara bahasa berarti perendahan diri, ketundukan dan kepatuhan.” (Tanbihaat Mukhtasharah, hal. 28).

Adapun secara istilah syari’at, para ulama memberikan beberapa definisi yang beraneka ragam. Di antara definisi terbaik dan terlengkap adalah yang disampaikan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah. Beliau rahimahullah mengatakan, “Ibadah adalah suatu istilah yang mencakup segala sesuatu yang dicintai Allah dan diridhai-Nya, baik berupa perkataan maupun perbuatan, yang tersembunyi (batin) maupun yang nampak (lahir). 

Maka shalat, zakat, puasa, haji, berbicara jujur, menunaikan amanah, berbakti kepada kedua orang tua, menyambung tali kekerabatan, menepati janji, memerintahkan yang ma’ruf, melarang dari yang munkar, berjihad melawan orang-orang kafir dan munafiq, berbuat baik kepada tetangga, anak yatim, orang miskin, ibnu sabil (orang yang kehabisan bekal di perjalanan), berbuat baik kepada orang atau hewan yang dijadikan sebagai pekerja, memanjatkan do’a, berdzikir, membaca Al Qur’an dan lain sebagainya adalah termasuk bagian dari ibadah. 

Begitu pula rasa cinta kepada Allah dan Rasul-Nya, takut kepada Allah, inabah (kembali taat) kepada-Nya, memurnikan agama (amal ketaatan) hanya untuk-Nya, bersabar terhadap keputusan (takdir)-Nya, bersyukur atas nikmat-nikmat-Nya, merasa ridha terhadap qadha/takdir-Nya, tawakal kepada-Nya, mengharapkan rahmat (kasih sayang)-Nya, merasa takut dari siksa-Nya dan lain sebagainya itu semua juga termasuk bagian dari ibadah kepada Allah.” (Al ‘Ubudiyah, cet. Maktabah Darul Balagh hal. 6).

Ya, begitulah pengertian ibadah secara singkat. Kembali kepada pembahasan mengenai ibadah sebagai kewajiban, bahwa sekarang banyak umat Islam yang menganggap ibadah hanya sebagai kewajiban. Sebagaimana yang kita ketahui, kewajiban adalah berbagai macam hal yang harus kita lakukan/laksanakan/penuhi. Sebagai manusia biasa, tentu kita pasti pernah merasa malas dan enggan dalam melaksanakan kewajiban tersebut. 

Begitu pula halnya dengan melakukan ibadah. Ada saatnya kita sangat semangat dalam melaksanakan ibadah dan ada saatnya pula kita merasa agak malas dalam melaksanakan ibadah. Tentu itu sangat manusiawi. Tapi, alangkah baiknya jika kemanusiawian itu tidak dijadikan alasan untuk dengan mudahnya meninggalkan ibadah. 

Lalu, bagaimana cara untuk mengatasi rasa malas itu? Jawabannya adalah ubah pola pikir/cara pikir/paradigma kita terhadap ibadah. Tak perlu lagi menganggap ibadah sebagai kewajiban. Tapi, jadikanlan ibadah itu sebagai kebutuhan vital dalam kehidupan kita sekarang dan kehidupan kita nanti. Anggaplah ibadah itu ibarat makanan dan minuman yang merupakan kebutuhan vital dalam kehidupan kita yang jika tidak dipenuhi maka kita tidak akan selamat. Sehingga, kita pun tidak akan merasa malas dalam memenuhi kebutuhan tersebut. Sebab, adakah orang yang malas makan ketika ia lapar? Adakah orang yang malas minum ketika ia haus? Tentu tidak ada. Tidak ada manusia di dunia ini yang merasa malas untuk memenuhi kebutuhan vital dalam kehidupannya sebab itu tentu akan mengancan keberadaan nyawanya. 

Nah, jika kita menganggap ibadah itu sebagai kebutuhan vital kita, maka Insya Allah rasa malas itu akan menghilang perlahan-lahan. Namun, jika kita terus memanjakan diri kita bersama kemalasan maka keberadaan nyawa keimanan kita pun akan terancam. Sehingga, nyawa nafsu yang bersifat merusaklah yang akan hidup merajalela di dalam diri kita.

Maka dari itu, sekarang mulailah coba bagi yang masih merasa malas dalam beribadah, untuk mengubah paradigma terhadap ibadah dari yang merupakan suatu kewajiban menjadi suatu kebutuhan yang sangat vital dalam kehidupan kita. Walaupun mungkin terkadang efek dari pemenuhan kebutuhan itu tidak terasa langsung ketika kita masih di dunia,namun, yakinlah bahwa efeknya akan sangat bermanfaat bagi kehidupan abadi kita di akhirat nanti. Bagi yang sudah tidak merasa malas lagi dalam beribadah, semoga kamu selalu di-istiqamahkan hati dan pikirannya oleh Allah agar terus beribadah menyembah dan mengagungkan-nya. Aamiin. #BKmedia

Source: http://filsafat.kompasiana.com/2013/06/10/jadikan-ibadah-bukan-sebagai-kewajiban-567531.html

Berpikir Positif dari Masalah yang Dihadapi

Be thankful for the bad things in life. For they open your eyes to the good things 
you weren't paying attention to before.

Setiap orang pasti menginginkan kehidupan yang ideal, penuh dengan kebahagiaan. Namun pada kenyataannya, kehidupan tidak selamanya berjalan baik dan seideal yang kamu inginkan. Terkadang kebahagiaan datang menghampiri dan melambungkan kehidupan kamu ke tingkat yang tinggi. Namun, pada saat yang berlainan masalah datang dan melemparkan kamu ke titik rendah. 

Masalah ibarat perasa dalam kehidupan. Jika dalam kehidupan hanya ada kebahagiaan saja, maka kehidupan tidak akan membuat seseorang merasa kekurangan, membuat bersyukur, serta ingat kepada Tuhannya. Masalah menjadikan kehidupan akan terasa semakin dinamis, karena ada banyak tantangan yang harus dilewati. Menjadikan kehidupan kamu lebih bergairah dan menyenangkan. Lalu, bagaimana menyikapi dinamika kehidupan ini. 

Berjiwa Besar 
Orang-orang yang berjiwa besar tidak akan mudah terpuruk karena masalah yang menimpanya. Mereka selalu melihat masalah dari sudut pandang yang positif. Masalah dipandang sebagai suatu ujian untuk meningkatkan diri yang sengaja dikirimkan oleh Tuhan. Kebesaran jiwa yang dimilikinya menjadikan masalah yang datang, sebesar apapun itu, tampak kecil dan selalu bisa diselesaikan. Maka, tidaklah mengherankan jika kamu sering menemui orang-orang yang selalu tampak bahagia, meski seharusnya mereka bersedih karena terlibat masalah. 

Sebaliknya, bagi orang-orang yang berjiwa kecil dan kerdil, masalah adalah sebuah beban. Masalah yang seharusnya sederhana dipandang sebagai masalah besar, atau cenderung dibesar-besarkan. Dan akhirnya terpuruk dan meratapi nasib mereka. Masalah bukan lagi dipandang sebagai suatu ujian untuk meningkatkan diri, melainkan sesuatu yang menghancurkan hidup mereka. Dan akhirnya, mengutuki Tuhan menjadi jalan yang seringkali dipilih. 

Sebuah gelas berisi air putih langsung terasa asin ketika satu sendok garam kamu tuangkan didalamnya. Namun, jika garam itu kamu tuangkan pada ember penuh, bak mandi, atau di sungai. Garam itu tidak akan pernah mampu mengubah rasanya. Begitulah perumpamaan kebesaran jiwa kita dalam menerima masalah. 

Fight or Flight? 
Jika kehidupan ini diibaratkan sebagai proses pembelajaran, maka pastilah ada evaluasi (ujian) sesuai dengan yang diajarkan. Begitu juga dengan Tuhan. Untuk meningkatkan kualitas kehidupan kamu, Tuhan mendatangkan masalah. Dan pastinya, masalah-masalah yang kamu terima tidak akan melebihi kemampuan kamu untuk menyelesaikannya. Kamu akan dinilai berdasarkan kesungguhan kamu mengerjakan ujian, jika lulus, tentu kamu akan naik tingkat, artinya kamu akan menjadi orang yang lebih kuat dari sebelumnya. 

Ketika masalah mendatangi kamu, ada dua pilihan “fight or flight”. Seringkali, saat pertama masalah itu datang pada seseorang, dia sudah berkecil hati. Ibarat seorang prajurit, dia sudah kalah sebelum berperang, lebih memilih membiarkannya daripada melawannya. Akibatnya, dia akan mendapatkan tumpukan masalah yang membebani hidupnya. 

Jangan berasumsi bahwa masalah yang kamu hadapi sangat berat dan tidak bisa diselesaikan. Akhirnya, kamu akan membiarkannya berlalu begitu saja, tanpa ada usaha untuk menyelesaikannya. Pada kondisi ini, masalah tidak akan memberi dampak apapun pada peningkatan kualitas diri kamu, karena nilai dibalik datangnya masalah tidak kamu dapatkan. Percayalah! Tuhan pasti memiliki tujuan yang tersembunyi pada setiap masalah yang kamu hadapi. Jika kamu mengendapkannya, kamu tidak akan pernah tahu tujuan itu, sebaliknya, jika kamu ingin mengetahuinya, kamu harus berusaha menyelesaikan masalah tersebut. #BKmedia

Source: http://infogurubk.blogspot.com/2012/11/masalah-merupakan-ujian-peningkatan.html

Minggu, 16 November 2014

5 Cara Membuat Keputusan yang Cepat dan Tepat

Focus on solution, not on the problem.

Hidup ditentukan oleh kemampuan kita untuk membuat keputusan. Karir, hubungan asmara, dan kesehatan, semua hal tentang kehidupan kamu sekarang dibentuk oleh keputusan yang kamu ambil pada masa lalu.

Dalam proses mengambil sebuah keputusan diperlukan kecepatan dan ketepatan. Dibutuhkan teknik yang bisa membantu untuk memasukkan keputusan yang diambil kedalam kepala dan berhenti merasa khawatir yang berlebihan tentang akibat yang akan terjadi. Dibawah ini ada 5 tips untuk membantu kamu menyeimbangkan proses pengambilan keputusan kita. 

1. Aturan 2 Menit 
Melalui cara ini, kamu dapat langsung bertindak berdasarkan deadline yang kamu tentukan. Hal ini cukup sederhana untuk dilakukan. Setiap kali kamu harus mengambil keputusan, aturlah timer dan mulailah prosesnya. Batasan waktu akan memaksa kamu untuk menilai kelebihan dan kekurangan dari suatu keputusan, sehingga kamu dapat dengan cepat mengambil keputusan. Kesederhanaan cara ini membuatnya dapat sering digunakan. Jika kamu adalah orang yang lambat mengambil keputusan, tips ini akan sangat membantu. Tips ini tidak harus 2 menit, 1-5 menit juga akan bekerja dengan baik. 

2. Berpikir Hitam Dan Putih 
Ada beberapa saat dimana kamu memiliki pilihan lebih banyak daripada yang kamu butuhkan. Berlebihan, dalam semua hal, membingungkan kamu dan akhirnya dapat menyebabkan analysis paralysis. Sehingga dalam kasus ini, cobalah untuk menilai opsi dengan sederhana, antara opsi yang baik dan opsi yang buruk, opsi yang positif dan opsi yang negatif, dimana hal tersebut akan menyederhanakan dan mempercepat proses pengambilan keputusan yang optimal. Tips ini cocok untuk tipe orang yang over-thinker

3. Letakkan Opsi Dalam Tas
Jika semua opsi terlihat memiliki nilai yang sama, tulislah beberapa opsi terbaik pada beberapa potong kertas dan letakkan kertas tersebut didalam tas/topi. Keputusan kamu akan ditentukan dengan kertas yang akan kamu cabut secara acak. 

4. Fokus Pada Saat Ini 
Kamu seringkali kebingungan dengan rencana kedepan, mencoba untuk melihat bagaimana keputusan tersebut akan mempengaruhi masa depan. Hal ini dapat menguras pikiran kamu, karena kamu terlalu mempertimbangkan resiko dan konsekuensi dari langkah tersebut. Hiduplah pada saat ini juga, buatlah keputusan berdasarkan apa yang akan membuat langkah selanjutnya lebih mudah. Melakukan hal ini untuk setiap langkah yang kamu ambil adalah hal yang baik. 

5 . Jangan Takut Gagal 
Ketakutan terbesar ketika kamu mengambil keputusan dengan lambat mungkin dikarenakan keputusan yang akan kamu ambil tersebut akan menyebabkan hasil yang buruk. Terkadang kamu memilih untuk tidak mengambil keputusan sama sekali karena telah menghabiskan waktu dan tenaga untuk pertanyaan yang tidak perlu, takut akan segala resiko dan konsekuensi yang buruk, serta kegagalan. Cara berfikir yang seperti ini mesti diubah. 

Seharusnya, kamu harus melihat bahwa menunda-nunda keputusan sama buruknya dengan membuat keputusan yang buruk. Kamu bisa menyelamatkan kembali keputusan yang buruk, serta belajar dari keputusan tersebut. Tetapi tidak mengambil keputusan sama sekali berarti kamu tidak dapat menentukan bagaimana hidup kamu akan berjalan. Ketakutan akan kegagalan sama artinya dengan mengangtungkan keputusan yang kamu buat kepada orang lain atau sesuatu hal.

Source: http://segiempat.com/tips-dan-cara/umum/pengembangan-diri/5-cara-dan-tips-untuk-membuat-keputusan-yang-cepat/

Wanita-wanita yang Menggapai Dunia

Tiada pencapaian besar tanpa usaha yang sepadan dengan hanya menunggu keajaiban. 

Siapa yang bilang jika wanita tidak boleh berkarir? Mungkin itu adalah paradigma zaman dimana seorang wanita masih dipandang sebelah mata, ketika wanita memiliki batasan dalam melakukan aktivitas kehidupan. Seiring berkembangnya zaman, kini wanita bisa dikatakan sejajar bahkan melebihi pria dalam beberapa hal. Misalnya, dalam prestasi dan pencapaian karir, banyak wanita yang menjadi sosok teladan dan profesional di bidangnya. 

Mungkin masyarakat Indonesia tidak asing dengan nama Tjut Nja' Dien, seorang pahlawan dari golongan kaum hawa yang ikut memperjuangkan kemerdekaan tanah air, atau Susi Susanti dan Titiek Puspa yang dikenal dengan prestasi serta pengabdiannya kepada negara. 

Terlahir sebagai seorang wanita bukan berarti tidak bisa menciptakan karya dan prestasi yang besar. Tidakharus terbatas dengan label "wanita", karena pada zaman sekarang wanita pun memiliki kesempatan untuk berkarir dan berprestasi layaknya pria. Asal ada kemauan dan tekad yang kuat, kamu yang seorang perempuan suatu saat nanti pasti bisa menjadi seorang "wanita perkasa" dengan berbagai prestasi dan karya yang bermanfaat. 

Kamu bisa mencontoh wanita-wanita sukses sebagai panutan. Baik yang ada di dalam negeri maupun luar negeri. Baik yang muda maupun yang sudah berumur. Mereka telah membuktikan bahwa seorang wanita juga bisa berjuang tidak lagi di belakang seorang pria, tapi sejajar di samping seorang pria. 

SRI MULYANI (Mantan Menteri Keuangan Indonesia) 

Menjadi salah satu dari 100 wanita yang berpengaruh di dunia adalah Sri Mulyani. Posisinya sebagai Direktur Bank Dunia memiliki pengaruh besar terhadap perkenomian dunia. Sebelumnya Sri Mulyani pernah menjabat sebagai Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional, Pengamat Ekonomi serta Kepala Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat. 

TRI RISMAHARANI (Walikota Surabaya) 

Sebagai wanita pertama yang terpilih sebagai Walikota Surabaya, Tri Rismaharani telah memberikan banyak prestasi dan contoh bagi masyarakatnya di Surabaya. Taman-taman kota karya ciptaannya berhasil membuat masyarakat memberikan simpati atas usahanya memajukan kota Surabaya. Penghargaan berkelas seperti The 2013 Asian Townscape Award, Mayor of the Month dan United Europe Award pun berhasil diraihnya.  
AGNES MONICA (Penyanyi dan Artis) 

Dengan nama panggung Agnez Mo, namanya semakin melambung setelah prestasi di bidang musiknya telah mencapai ke ranah internasional. Karya-karyanya semakin dewasa dengan kemasan yang bisa membuat orang terkesan. Selain kemampuannya di atas panggung, Agnez Mo juga dikenal sebagai wanita yang intelek dan smart. Prestasi di bidang musik membuatnya sempat melampaui Lady Gaga dan Katy Perry di salah satu ajang musik populer internasional. 

Nama-nama tersebut adalah sebagian kecil dari banyak wanita dengan kesuksesan di bidangnya. Wanita bisa saja menjadi sukses dan mapan, tapi sebaiknya wanita pun harus sadar akan qodrat dan posisinya di dunia ini. 

Tidak semua hal dapat dilakukan dan diraih oleh wanita, karena setiap mahluk memiliki batasannya. Tapi, bukan berarti kamu para perempuan yang memiliki cita-cita yang tinggi, harus berkecil hati, namun tetap selalu percaya dirilah untuk meraih masa depan yang cerah. Dengan menyelesaikan studi di Sekolah saat ini, adalah salah satu bukti bahwa kamu mampu untuk menjadi salah satu seperti mereka di masa mendatang. Percayalah. #BKmedia

Source: id.wikipedia.org/wiki/Emansipasi

Jumat, 14 November 2014

Katakan Saja, "Maaf"

Kata maaf merupakan kata yang sangat kuat, 
namun juga merupakan kata yang sangat sulit untuk diucapkan. 

Terkadang meminta maaf menjadi satu hal yang paling sulit untuk dilakukan. Gengsi seringkali menjadi alasan utama kenapa seseorang sulit untuk meminta maaf. Adapun alasan lainnya, contohnya tidak ikhlas dan adanya rasa sakit hati, seperti dengki ataupun dendam. 

Tapi sesungguhnya, meminta maaf atau memaafkan kesalahan orang lain adalah hal yang wajib dilakukan. Kenapa? Karena hal tersebut bisa menjaga hubungan baik yang telah kamu jalin dengan orang yang bersangkutan. 

Misalnya saja kamu memiliki masalah dengan sahabat baik yang sudah berteman denganmu dari TK dulu. Jika kamu atau temanmu itu tidak mau memaafkan satu sama lain, maka tali persahabatan yang telah kamu bangun akan menjadi sia-sia bukan.

Apa salahnya meminta maaf jika memang kamu yang salah. Karena pada dasarnya seberapa besarpun kesalahan yang telah kamu perbuat, jika kamu merasa bertanggung jawab dan mengakui kesalahan tersebut, kemungkinannya kecil kamu akan dimaafkan.

Sebaliknya, jika kamu mengganggap meminta maaf itu adalah hal yang tidak penting, besar kemungkinan kamu tidak akan pernah mendapatkan kata maaf. Berikut beberapa hal yang perlu kamu tahu tentang pentingnya permintaan maaf. 

1. Tulus dari Lubuk Hati 
Libatkan perasaan dan emosi ketika kamu meminta maaf. Sebuah permintaan maaf yang tulus bisa dilakukan hanya ketika kamu merasa benar-benar memintaa maaf dari dalam hati. Jika kamu belum  siap untuk melakukannya, lebih baik kamu pahami kembali dan merenungkan apa yang sebernarnya terjadi serta apa yang seharusnya kamu lakukan. 

2. Tidak Mengulanginya lagi 
Pentingnya permintaan maaf kamu, akan sangat ditentukan dengan seberapa besar niat dan usaha yang bisa kamu lakukan untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama. Berbuat salah tentu ada dalam setiap kehidupan, tapi jika kamu mengatakan maaf kemudian mengulanginya lagi, itu artinya kamu baru saja melakukan permintaan maaf yang sia-sia. 

3. Meminta Maaf Bukan Solusi Semua Masalah 
Jangan meminta maaf sebagai cara untuk menghindari konflik. Beberapa orang memilih melakukan hal ini dengan mengatakan maaf sehingga merasa bahwa semua permasalahannya selesai. Gunakan permintaan maaf pada masalah-masalah yang serius. Jika kamu selalu menggunakan kata "Maaf" sebagai tameng, maka kamu akan dicap sebagai orang yang tidak bertanggung jawab dan menyepelekan masalah.

4. Meminta Maaf Lebih Dahulu 
Tidak perlu menunggu orang lain untuk meminta maaf. Tidak perlu juga berpikir bahwa orang lain yang memulai masalah, maka dialah yang menjadi pelaku utama dan tentu bersalah. Coba hilangkan mindset seperti itu dari pikiranmu. 

Jadilah orang yang berani untuk mengucapkan maaf, karena pada dasarnya konflik atau masalah yang terjadi antara kamu dan orang lain berawal dari kesalahpahaman yang belum terpecahkan solusinya. Kamu dan orang tersebut memiliki kemungkinan yang sama untuk disalahkan, oleh karena itu tidak ada salahnya jika kamu memulai untuk meminta maaf terlebih dulu. 

5. Maaf itu Tidak Mahal 
Mengucapkan kata "Maaf" sesungguhnya adalah hal yang paling mudah dilakukan di dunia ini sama seperti mengeja namamu yang tertera di daftar absen kelas setiap hari. Untuk melakukannya tidak perlu membutuhkan banyak hal yang tidak masuk logika, kamu tidak perlu mengeluarkan uang, tidak harus menjadi seorang walikota atau presiden, juga tidak harus menuggu dua kali mudik lebaran setiap tahunnya. Oleh karena itu, tidak ada alasan untuk meminta maaf, kecuali hanya gengsi dan ketidaktulusan hati kamu yang perlu lebih banyak memahami arti dari sebuah pembelajaran. #BKmedia

Source: http://health.liputan6.com/read/2056868/jangan-pelit-minta-maaf

Kamis, 13 November 2014

Tips Memilih Ekskul yang Tepat, Sesuai dengan Minat dan Bakat

Sesungguhnya, Ekskul itu menjauhkan kamu dari perbuatan-perbuatan buruk.

Ekstrakurikuler (ekskul) adalah kegiatan pengembangan diri di sekolah yang diadakan di luar kegiatan jam belajar reguler. Ekskul diadakan Sekolah sebagai sarana untuk mengasah potensi dan bakat yang kamu miliki. Tujuannya supaya setiap pelajar mampu mengembangkan bakat di bidang akademik maupun non-akademik.

Kegiatan ekskul disediakan oleh pihak Sekolah supaya peserta didiknya bisa aktif dalam lingkungan dan kelompok yang positif. Karena tidak sedikit pelajar-pelajar yang lebih memilih nongkrong di warung kopi dekat sekolah dan menjadikannya tempat ngumpul atau basecamp. Dari situlah sebenarnya perilaku-perilaku yang buruk bisa terjadi, seperti diam-diam merokok, membawa alat tajam, meminum miras, atau bahkan narkoba.

Basecamp bagaikan menjadi sebuah wadah aktualisasi diri bagi mereka, pelajar yang memiliki gangguan pada "pola pikir positifnya". Padahal, di Sekolah sudah disediakan berbagai wadah untuk mengembangkan kreatifitas dan potensi yang dimiliki. Ekskul merupakan media kreatif, dimana pelajar bisa menambah wawasan ilmu, mengasah kemampuan, serta berprestasi. Kalau bisa berprestasi dari melalui ekskul, akan membuat kamu terlihat lebih keren bukan, dibandingkan terkenal karena ikut tawuran dengan sekolah sebelah.

Untuk ikut serta dalam kegiatan ekskul, terkadang banyak alasan yang membuat seseorang sulit memilih ekskul yang tepat. Kebingungan saat memilih ekstrakurikuler memang biasa dihadapi oleh pelajar yang baru masuk ke Sekolah. Biasanya ada banyak alasan yang menyebabkan hal ini, dari mulai tidak tahu informasi mengenai ekskul apa yang cocok, hingga alasan bahwa ekskul yang dipilih ternyata tidak semenarik yang dibayangkan dalam pikiran. Berikut ada beberapa tips yang bisa kamu coba sewaktu memilih ekskul di Sekolah.

Sesuaikan dengan Minat, Bakat, Hobi dan Kemampuan
Jangan bergabung hanya karena minat saja namun tidak melihat bakat dan kemampuan hingga tidak memberikan hasil yang maksimal. Semua elemen tersebut harus selaras dan seimbang. Misalnya memaksakan ikut ekskul bola basket walaupun tidak berbakat, nantinya kemungkinan tidak akan pernah masuk tim inti ketika lomba dan kamu hanya akan menjadi anak bawang di tim tersebut.

Sesuaikan dengan Jadwal Aktivitas Sehari-hari
Jangan memilih ekskul yang waktu kegiatannya bentrok dengan jadwal  yang lain. Misalkan saja ekskul karate latihan setiap hari senin dan kamis sore, namun kamu sudah terdaftar dan aktif di bimbel (bimbingan belajar) di hari dan waktu yang sama. Alhasil kamu akan bingung, dan tidak akan bisa optimal di keduanya. Oleh karena itu, pilihlah ekskul yang kemunkinan kamu bisa hadir dan berpartisipasi di setiap kegiatannya.

Jangan Terpengaruh Teman (Ikut-ikutan)
Terkadang teman suka mengajak untuk ikut dalam kegiatan ekskulnya atau sekedar iseng ramai-ramai bergabung bersama teman akrab atas dasar solidaritas. Semuanya kembali lagi ke minat, bakat, kegemaran serta kemampuan, dan jadwal  tidak boleh saling bertentangan. Jika hanya ikut-ikutan, kemungkinan besar kamu tidak akan bertahan lama karena berbagai sebab. Lain halnya jika kamu ikut memang atas dasar keinginan sendiri, seberat apapun kegiatannya, kamu akan tetap bertahan dan melanjutkan kegiatan ekskul tersebut.

Hindari Ekskul yang Bisa Menurunkan Nilai Akademis
Jangan sampai karena mengikuti kegiatan tambahan, justru membuat prestasi sekolah menurun. Bisa jadi karena terlalu capek dan sibuk dengan ekskul malah jadi jarang belajar dan tidak  mengerjakan pekerjaan rumah. Mengelola waktu, serta menjaga stamina tubuh juga sangat perlu diperhatikan. Karena ekskul akan memakan banyak tenaga dan waktu yang harus kamu keluarkan lagi. Jika kamu tidak bisa memanagenya dengan baik, hal ini  bisa berdampak buruk pada prestasi atau nilai akademis di kelas.

Lihat Orang-orang yang ada di dalamnya 
Jangan ikut berpartisipasi dalam suatu kegiatan ekskul hanya karena namanya saja, lihat siapa pembimbingnya, siapa pelatihnya, siapa pesertanya dan apa prestasinya. Jika kita ikut suatu ekskul yang orang-orangnya tidak berkompeten dan tidak peduli, maka sia-sia saja hasilnya. Kamu harus tahu juga seluk beluk informasi lengkap mengenai ekskul yang akan kamu pilih. Karena kemajuan sebuah kelompok atau organisasi akan bergantung pada sumber daya manusia di dalamnya. #BKmedia

Source: http://www.momdadi.com/berita-245-tips-memilih-ekskul

10 Cara Mengembangkan Pola Hidup Hemat

Save Money, and Money will Save You.

Hidup hemat adalah kebiasaan positif yang harus dikembangkan, terutama jika kamu memiliki berbagai rencana di masa depan yang memerlukan uang ekstra. Selain itu, dengan terbiasa hidup hemat, kamu akan memiliki tabungan yang bisa digunakan untuk berbagai keperluan mendesak.

10. Buat Rencana Pengeluaran Bulanan
Langkah pertama untuk belajar hidup hemat adalah dengan membuat rencana pengeluaran. Tulislah secara detail biaya-biaya yang kamu keluarkan setiap hari atau bulannya. Usahakan untuk secara detail memperkirakan uang yang harus kamu keluarkan, contohnya untuk membeli peralatan sekolah, keperluan tugas atau ujian, dan lainnya. 
Buat anggaran maksimal untuk tiap-tiap kategori pengeluarannya, dan berusahalah semaksimal mungkin untuk tidak melebih anggaran yang telah dibuat. 

9. Gunakan Jasa Prabayar 
Jika kamu ingin menabung dan mengembangkan pola hidup hemat, hindari menggunakan kartu pascabayar untuk smartphone yang kamu gunakan. Hal ini sangat berguna untuk mencegah pulsa yang meledak karena penggunaan yang berlebih dan membuat kamu harus mengeluarkan uang ekstra. Buat juga anggaran yang ketat untuk uang pulsa. Misalnya anggarannya perminggu atau perbulannya. Cobalah untuk mengurrangi SMS atau telepon, dimana kamu bisa menggunakan jasa-jasa pengiriman gratis melalui aplikasi mesengger.



8. Berbelanja Online
Berbelanja secara Online akan sangat membantu kamu menyimpan uang, dengan catatan toko Online yang kamu pilih memiliki jasa untuk mengantar barang hingga ke rumah. Walaupun mungkin sedikit lebih mahal, namun berbelanja secara Online bisa membuat kamu lebih menghemat waktu, tenaga, dan kamu tidak akan tergoda untuk memilih barang-barang lain selama berbelanja. 

7. Membuat Daftar Belanja
Ketika kamu berniat pergi ke toko dan mengeluarkan uang dalam jumlah yang besar, cobalah untuk selalu membuat daftar belanjaan dan membawanya ketika kamu berbelanja. Akan lebih baik jika daftar belanja tersebut dilengkapi dengan harga dan uang maksimal yang harus dikeluarkan untuk membeli suatu barang. Daftar belanjaan bisa membantu kamu untuk tidak membeli sesuatu yang tidak diperlukan.



6. Cari Hiburan Murah
Hiburan adalah sesuatu yang penting, namun kamu harus berhati-hati karena hal ini yang paling bisa menghambat kamu untuk bisa hidup hemat. Cobalah mencari hiburan murah yang tetap asyik dan bisa kamu nikmati bersama teman-teman kamu. Misalnya, kamu bisa memilih untuk membeli DVD dan menontonya di rumah daripada pergi ke bioskop. Atau kamu juga bisa mengadakan pesta di rumah sebagai pengganti pesta di restoran atau cafe.



5. Memasak
Walaupun terkesan tidak penting, namun dengan memasak bisa sangat membantu kamu dalam berhemat. Secara logika, kamu pasti sudah bisa memperkirakan bahwa bahan-bahan masakan jauh lebih murah daripada membeli makanan jadi di cafe atau restoran. Jika kamu tidak memiliki banyak waktu, belajarlah untuk membuat makanan-makanan yang praktis dan mudah dimasak. 



4. Usahakan untuk Tidak Berhutang
Prinsip ini perlu ditanamkan baik-baik, terutama jika kamu ingin menabung dan menyimpan banyak uang di masa depan. Sebisa mungkin, jangan berhutang kecuali hal itu benar-benar bisa mempengaruhi kelangsungan hidup kamu. Hidup sederhana tanpa memiliki hutang jauh lebih baik daripada bermewah-mewahan tapi memiliki hutang yang menumpuk.




3. Beli Stok Bahan Makanan dalam Jangka Panjang
Hindari membeli bahan makanan secara eceran, karena perbedaan harganya bisa cukup besar. Ketika kamu mendapatkan uang saku, langsung belanjakan untuk membeli makanan yang bisa bertahan lama dan banyak. Metode ini memang terkesan merepotkan, namun sebenarnya cukup efektif karena nantinya kamu tidak perlu bolak-bolik membeli makanan yang diperlukan.

2. Bersepeda, Jalan Kaki, atau Gunakan Transportasi Umum
Jika kamu memiliki kendaraan pribadi seperti mobil atau motor, kamu harus mengeluarkan biaya ekstra untuk bensin dan perawatan tiap bulannya. Mengingat harga BBM yang tinggi, cobalah untuk menghindari semaksimal mungkin penggunaan transportasi pribadi, di luar keperluan harian rutin.



1. Disiplin
Poin terpenting dalam cara hidup hemat adalah kedisiplinan. Seberapa bagus pun rencana anggaran yang sudah dibuat, apabila tidak ditunjang oleh kedisiplinan maka usaha tersebut akan sia-sia. Kedisiplinan ini menyangkut kemampuan untuk mengontrol diri sendiri untuk menabung, untuk tidak membeli barang-barang yang tidak diperlukam, untuk tidak terlalu banyak jajan dan main, dan masih banyak lagi. 

Carilah motivasi tertentu yang bisa membuat kamu tetap disiplin. Walaupun pada awalnya akan terasa sulit, namun jika sudah terbiasa maka sikap disiplin untuk mengembangkan pola hidup hemat akan menjadi bagian dari diri kamu.

Source: http://www.top10indo.com/2013/09/10-cara-hidup-hemat.html

Rabu, 12 November 2014

Jadikan Hobi Sebagai Peluang Bisnis

Pekerjaan yang paling menyenangkan adalah hobi yang dapat menghasilkan uang.

Ketika seseorang merasa senang, hal tersebut berdampak positif pada sikap, ucapan serta suasana hati. Sehingga apapun yang dipikirkan atau dilakukan akan memberikan hasil yang optimal. Dalam situasi pekerjaan misalnya, ketika kamu menyukai pekerjaan tersebut, sebanyak atau sesulit apapun hambatannya kamu akan merasa kuat dan lebih tegar untuk menyelesaikannya. 

Seseorang akan merasa nyaman dalam menjalani pekerjaannya ketika dia mengerjakan hal-hal yang dia sukai. Cobalah kamu terapkan konsep tersebut pada aktivitas sehari-hari. Seperti menyukai dan mengembangkan hobi yang kamu miliki. Tidak sedikit, hobi yang bisa dimanfaatkan untuk dijadikan peluang usaha. Akan menyenangkan bukan, ketika hobi yang kamu sukai bisa menjadi pohon uang.

Bermusik
Buat kamu yang menyukai musik, kamu bisa memanfaatkan bakat kamu tersebut untuk menghasilkan uang. Tidak sedikit, orang yang berkarir di bidang musik. Menjadikannya pekerjaan sambilan, sambil mengisi waktu luang di sela-sela aktivitasnya. Hasil latihan kamu bisa dijadikan sebuah karya, dan ditampilkan kepada orang banyak. Kamu bisa memulainya dengan membuat demo lagu ciptaan kamu sendiri, baik dengan menggunakan fasilitas studio musik, home studio, atau cukup menggunakan smartphone. Kamu sudah bisa menghasilkan satu karya dengan hak cipta milikmu sendiri.

Banyak aplikasi atau fasilitas yang bisa kamu gunakan, mulai dari software Audition, ACID, Sonar, hingga FL Studio yang bisa membantu kamu untuk menciptakan sebuah lagu. Bahkan kini sudah ada fasilitas online yang simple dan banyak dikenal masyarakat, seperti Soundcloud.com.

Setelah membuat karya, kamu bisa mempromosikan lagu kamu tersebut ke banyak orang. Buatlah orang tertarik pada lagu yang telah kamu buat. Siapa tahu kamu bisa dipanggil untuk mengisi acara-acara di cafe, mall, acara musik, atau bahkan mungkin ada produser musik yang bersedia mensupport karya kamu sepenuhnya setelah mendengar lagu yang telah kamu ciptakan. 

Fotografi
Menyukai seni visual fotografi memang membutuhkan modal yang tidak sedikit. Kamu harus merogoh kocek yang cukup, untuk membeli sebuah kamera. Tapi, bukan berarti dengan menenteng sebuah kamera kamu sudah bisa dikatakan sebagai fotografer profesional. Pada dasarnya semua orang adalah fotografer, orang yang menyukai fotografi dan "bisa" memotret bisa dipanggil fotografer.

Hobi memotret ini, bisa dijadikan sebuah peluang. Banyak kategori yang bisa dijadikan minat untuk dijadikan peluang usaha di bidang fotografi. Seperti halnya, foto produk, dokumentasi acara, atau membuat company profile. Jika kamu jago dalam skill memotret, kamu bisa saja ditawari untuk membuat foto untuk produk-produk di cafe, restoran, distro, majalah atau untuk band-band yang ingin membuat cover album.

Lebih jauh lagi, kamu bisa ikut berpartisipasi dalam event-event besar atau membuat sebuah profil dari perusahaan-perusahaan swasta maupun negeri. Cukup menggiurkan bukan.

Memelihara Hewan
Mulai dari hewan unggas, hewan pengerat, sampai hewan melata yang terkadang menakutkan, kini sudah biasa dipelihara oleh masyarakat. Terkadang hewan-hewan peliharaannya dibawa kemana-mana. Mungkin hobi yang satu ini cocok bagi kamu yang memiliki rasa kepedulian yang tinggi kepada mahluk hidup lainnya selain manusia dan tumbuhan.

Semakin berkembang, hobi memelihara hewan menjadi sebuah trend. Ada dokter hewan, ada fasilitas penitipan hewan, toko makanan hewan, toko kandang, juga toko hewan itu sendiri. Kamu bisa banyak mencoba mengembangkan peluang usaha di bidang ini. Atau sekurang-kurangnya, kamu bisa menjadikan hewan peliharaan kamu sebagai hewan ternak. Dengan bermodalkan sepasang hewan peliharaan, kamu bisa menjual hasil dari ternak kecil-kecilan tersebut. Barang-barang lain, seperti makanan, akesesoris dan kandang hewannya pun bisa tidak kalah memiliki peluang yang sama untuk dijadikan uang juga.

Menjadi Kolektor
Barang-barang yang sejenis dan banyak akan menjadi daya tarik sendiri bagi sesama kolektor. Bisa barang-barang antik dari peninggalan-peninggalan zaman dulu, atau barang-barang modern seperti aksesosris, baju, mainan, buku, furniture, atau mungkin juga mobil. Semakin aneh atau langka barang yang kamu koleksi, akan membuat harga jualnya menjadi semaki tinggi.

Awalnya kamu bisa memulainya dengan mengumpulkan barang-barang tersebut karena senang dan memang hobi. Tapi jika sudah banyak dan melimpah, suatu saat kamu bisa mengembangkannya menjadi sebuah toko souvenir, atau museum barang-barang koleksi kepunyaanmu. #BKmedia

Source: http://liputan-69.blogspot.com/2013/04/10-macam-hobi-yang-bisa-dijadikan-bisnis.html#.VGN9hdyUdx0

Piket Kelas bisa Meningkatkan Rasa Tanggung Jawab

Take Responsibility for Your Action or Stop Acting Altogether.

Hampir di setiap sekolah ada yang namanya Piket Kelas. Ya, sebuah kegiatan yang dilakukan oleh kelompok pelajar yang membersihkan dan merapikan tempat belajar mereka, yaitu kelas mereka sendiri. Biasanya piket kelas dibentuk oleh masing-masing anggota kelasnya, dan terjadwal serta tersusun rapi. Terbagi menjadi beberapa kelompok berdasarkan hari aktif kegiatan belajar mengajar. Disana tercatat nama-nama siapa saja yang kebagian Piket Kelas. 

Piket Kelas bertujuan tidak lain adalah agar membuat lingkungan tempat belajar menjadi bersih, rapi, dan nyaman. Sehingga terbebas dari penyakit, dan membuat kelas enak dipandang.. Hal tersebutlah yang bisa meningkatkan semangat belajar. Siapa juga yang akan betah dan nyaman belajar di kelas yang kotor penuh debu, sampah, atau bahkan ada hewan mati di dalamnya.

Selain meningkatkan kebersihan lingkungan kelas, masih ada beberapa hal yang bermanfaat dari kegiatan tersebut. 

Membuat Akrab dengan Teman
Dengan melakukan kegiatan piket di kelas Kamu bisa semakin akrab dan kompak dengan teman-teman Kamu. Jika Kamu memiliki masalah dengan komunikasi dengan teman Kamu, Piket Kelas bisa membantu Kamu untuk membuat kalian saling mengenal lebih dalam satu sama lain. Piket Kelas juga bisa menjadi media untuk saling memaafkan, siapa tahu Kamu memiliki masalah dengan teman Kamu, tapi tidak pernah ada moment untuk kalian saling bertemu dan mengobrol. Nah, di waktu Piket Kelas inilah Kamu bisa memanfaatkannya untuk memperbaiki hubungan tersebut.

Membuat Kamu Bisa Menyapu atau Mengepel
Sekurang-kurangnya manfaat dari Piket Kelas adalah, Kamu bisa mulai belajar untuk menggunakan Sapu atau Lap Pel. Disinilah tempat Kamu mengetahui dan memahami fungsi dari kedua benda tersebut. Buat Kamu yang di rumahnya tidak pernah menyentuh alat-alat kebersihan seperti Sapu atau Lap Pel, Kamu akan mendapatkan pengalaman tersebut di sekolah, ketika Piket Kelas. Kemudian jika Kamu masih memiliki rasa sosial dan tanggung jawab, maka Kamu tidak akan hanya sekedar menyentuhnya saja, tentu Kamu akan belajar menggunakannya untuk membantu teman lainnya membersihkan kelas.

Mendapatkan Prestasi
Menjadi kelas dengan predikat "Kelas Terbersih" adalah suatu kebanggaan. Karena dengan title tersebut, itu menandakan bahwa kelas Kamu adalah ruang kelas yang paling bersih, rapi, dan nyaman dibandingkan semua ruang kelas yang ada di sekolah tersebut. Sebuah prestasi baru yang bisa Kamu dan teman-teman Kamu dapatkan dengan membuat kelas menjadi bersih dan nyaman. Tidak sulit kan.

Meningkatkan Rasa Tanggung Jawab
Dengan segala aktivitas di dalamnya, Piket Kelas bisa membantu Kamu untuk lebih bertanggung jawab. Contohnya saja, dengan adanya Piket Kelas Kamu secara tidak langsung sudah mendapatkan amanah untuk membersihkan ruang kelas. Ketika kamu pergi lari dan tidak mengerjakan kewajiban tersebut, itu tandanya Kamu adalah seorang yang tidak bertanggung jawab. Melalui kegiatan Piket Kelas, rasa tanggung jawab Kamu akan dilatih, dan akan semakin berkembang, dari hal yang kecil menjadi hal yang besar. Oleh karena itu, jadilah orang yang bertanggung jawab, setidaknya kerjakanlah kewajiban Kamu untuk Piket Kelas. #BKmedia


Source: http://sulaikahkurniawati.wordpress.com/2011/06/03/melatih-tanggung-jawab-dengan-piket-kelas/

Save Yourself from HIV/AIDS


Stop HIV/AIDS! Save Yourself, Save The World.

HIV/AIDS adalah penyakit paling mematikan di dunia yang sampai saat ini belum ditemukan obatnya.Virus Imune Difisiensi Manusia (Human Immunedeficiency Virus atau HIV) adalah suatu virus yang dapat menyebabkan sesorang terjangkit AIDS. AIDS  (Acquired Immune Deficiency Syndrome) itu sendiri adalah sekumpulan gejala dan infeksi yang timbul dikarenakan rusaknya sistem kekebalan tubuh akibat virus.

Untuk pertama kalinya penderita AIDS diketahui pada tahun 1981 di Amerika Serikat dan penyakit ini kemudian berkembang luas di benua Afrika dan negara barat seperti Eropa dan Amerika Latin hingga Indonesia (1987). Dan pada tahun 1996 diketahui penderita HIV/AIDS di Indonesia sebanyak 438 orang. Adapun bahaya besar yang kamu perlu tahu tentang HIV/AIDS, yaitu: 

1. Tidak Ada Obat 
AIDS merupakan kumpulan gejala penyakit yang disebabkan oleh virus HIV yang mudah menular dan mematikan. Virus tersebut merusak system kekebalan tubuh manusia, dengan akibat turunnya/hilangnya daya tahan tubuhnya sehingga mudah terjangkit dan meninggal karena penyakit infeksi, kanker lainnya. Dan sampai saat ini belum ditemukan vaksin pencegahnya atau obat untuk penyembuhannya. 

2. Kematian 
Menurut perhitungan WHO (1992) tidak kurang dari 3 orang di seluruh dunia terkena infeksi virus AIDS setiap menitnya. Dan yang mengerikan adalah jumlah penderita 70% adalah kalangan pemuda, usia produktif. 

3. Serangan Bagi Anak Muda 
Kelompok resiko tinggi terjangkitnya penyakit bahaya ini adalah homoseksual, heteroseksual, promiskuitas, penggunaan jarum suntik pecandu narkotik dan free sex serta orang-orang yang mengabaikan nilai-nilai moral, etik, dan agama (khususnya para remaja/generasi muda usia 13-25 tahun). 

4. Tidak Bemoral 
Pola dan gaya hidup barat sebagai konsekuensi modernisasi, industrialisasi dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, telah menyebabkan perubahan-perubahan nilai kehidupan yang cenderung mengabaikan nilai-nilai moral, etik, dan agama, termasuk nilai-nilai hubungan seksual antar individu. 

5. Pergaulan Bebas 
Permasalahan lain yang berdampak sangat tinggi bagi penularan virus AIDS adalah remaja yang meninggalkan rumah/minggat menjadi anak jalanan, dan tuna susila yang melakukan seksual aktif dan pecandu narkoba secara bebas dan tidak terjaga kebersihan/kesehatannya. 

6. Bunuh Diri 
Jika seseorang menderita penyakit ini, maka akan menimbulkan depresi yang mendalam, semangat hidup rendah dan hilang kepercayaan diri. permasalahan ini telah banyak memakan korban jiwa, sebab dari mereka-mereka yang terjangkit penyakit ini selalu mengakhiri penyakit yang di deritanya dengan bunuh diri. 

7. Gila 
Orang yang Hilang kepercayaan diri, banyak dijahui orang karena penyakit yang dideritanya ini akan menimbulkan stress yang begitu berat, jika Stress yang diderita terus dibiarkan maka akan menyebabkan kegilaan alias tidak mempunyai kesadaran normal.

Mengerikan bukan? Di Indonesia sendiri, kasus HIV/AIDS telah banyak berkembang dari berbagai daerah, kalangan, dan faktor. Tercatat hingga 30 Juni 2014 terdapat 142.950 kasus HIV dan sebanyak 55.623 kasus AIDS. Hal tersebut membuktikan bahwa perkembangan kasus HIV/AIDS di Indonesia tidak sedikit, dan berkemungkinan akan bertambah setiap tahunnya.



Hal tersebut bisa dicegah dengan banyak cara, mulai dari berintrospeksi, menjaga diri dari sikap dan perilaku yang melanggar norma dan hukum. Karena penyakit ini beresiko tinggi menyerang kaum pemuda atau remaja. Dengan pola hidup yang tidak sehat, seperti pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba dan alkohol bisa menjadi pemicu utama terjadinya HIV/AIDS.

Oleh karena itu, menjaga dan menjauhkan diri dari HIV/AIDS adalah anjuran yang tepat sebelum kamu terjangkit penyakit mematikan tersebut. Dengan menjaga diri dari HIV/AIDS, maka secara otomatis kamu telah menyelamatkan masa depan kehidupan yang kamu miliki. Berteman, berkarir, berkeluarga dan banyak lagi cita-cita dan impian yang bisa kamu gapai dengan tetap sehat dan menjauhi HIV/AIDS. So, keep healthy and be nicely. #BKmedia

Source:
http://www.spiritia.or.id/Stats/StatCurr.php?lang=id&gg=1
http://7topranking.blogspot.com/2012/09/7-bahaya-besar-penyakit-hiv-aids.html

Usia Ideal untuk Menikah


"Remaja jangan menikah di usia dini, menikahlah di usia matang." kata Kepala BKKBN Fasli Jalal.

Menikah, tidak bisa asal-asalan diputuskan apalagi tanpa pertimbangan yang matang. Kesiapan fisik dan mental calon mempelai menjadi sorotan utama yang perlu diperhatikan. Karena hal tersebut akan berpengaruh pada masa depan hubungan kedua pasangan tersebut.

Kesiapan seseorang untuk menikah bisa diukur berdasarkan usia yang bersangkutan. Usia seseorang menentukan kesiapan orang tersebut untuk mengenal, merencanakan, atau melaksanakan sebuah pernikahan. Secara hukum dan ilmu pengetahuan, masing-masing lelaki maupun perempuan memiliki usia idealnya untuk menikah.

Usia Ideal menikah menurut UUD di Indonesia, menyebutkan batas usia menikah sudah ditentukan oleh Undang-undang Perkawinan. Pada Undang-undang Perkawinan tahun 1974, usia minimum seorang perempuan untuk menikah adalah 16 tahun. Sedangkan untuk lelaki, pada usia 18 tahun. Namun Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) memiliki komentar lain, seorang perempuan akan lebih siap jika menikah di atas usia 20 tahun.

"Berdasarkan kesehatan reproduksi, wanita menjadi seorang ibu lebih baik pada usia mulai 20 tahun," ungkap U. Kusmana, Humas BKKBN. "Kami rekomendasikan untuk para pria menikah di usia 25 tahun. Pria disarankan lebih tua daripada wanita karena pria harus menjadi pemimpin serta bertanggung jawab atas keluarga kecilnya," tambahnya.

Fasli Jalal kepala BKKBN mengungkapkan, "Saat seorang perempuan menikah di usia 16 tahun dia mempunyai masa reproduksi jauh lebih panjang dibanding mereka yang menikah di atas usia 25 tahun dimana masa reproduksi yang lama maka kemungkinan untuk melahirkan semakin besar sehingga bisa saja mempunyai anak lebih dari dua bahkan lebih dari lima. Selain itu, pernikahan di usia dini bisa meningkatkan risiko kematian ibu melahirkan, karena salah satu penyebabnya adalah usia yang terlalu muda saat hamil."

Walau begitu, pernikahan bukan hanya didasari dari usia semata, namun membutuhkan banyak pertimbangan. Menurut psikolog klinis anak dan dewasa Rosdiana Setyaningrum, pertimbangan yang utama adalah dari segi kesiapan Anda dan pasangan. Jika memang belum siap sebaiknya jangan buru-buru memutuskan, jika memang belum waktunya sebaiknya menjaga diri dan lebih banyak belajar. #BKmedia

Source: 
http://wolipop.detik.com/read/2014/04/25/193911/2566088/852/ini-usia-yang-tepat-untuk-menikah
http://www.merdeka.com/peristiwa/bkkbn-nikah-ideal-itu-20-tahun-bagi-wanita-25-tahun-bagi-pria.html

Berbohong itu Tidak Jujur

Honesty is the best policy.

Kejujuran adalah satu hal yang sudah mulai langka dan perlu dilestarikan di masa ini. Kenapa? Karena sudah terlalu banyak kebohongan dan kemunafikan yang terlihat dan dapat dirasakan setiap harinya. Kebenaran akan sesuatu seakan-akan mulai dibelokan, sehingga sebuah fakta akan mulai kehilangan nilai-nilai keasliannya. 

Coba kamu ingat-ingat kembali, kapan terakhir kali kamu berbohong atau berbuat curang? Jika kamu merasa tidak pernah atau jarang melakukan hal itu, maka jaga dan terus kembangkan ke arah perilaku yang positif. Namun jika kamu merasa sering, atau bahkan tidak lebih dari satu jam yang lalu ketika membaca tulisan ini kamu baru saja berbohong, maka ada baiknya kamu berintrospeksi diri dan mulai berniat untuk meninggalkan perilaku tersebut.

Harus ditinggalkan? Tidak sekedar harus, tapi wajib untuk ditinggalkan. Karena berbohong adalah awal dari perilaku-perilaku curang lainnya. Dari hal yang kecil bisa menjadi hal yang besar. Pada kasus ini, dari kebohongan kecil bisa menjadi kebohongan yang besar. 

Mungkin diantara kamu ada yang terbiasa untuk menyontek, berbohong kepada orang tua, guru atau teman, dengan alasan-alasan sepele. Seperti datang terlambat masuk ke sekolah, sakit/izin tidak masuk ke sekolah, terlambat bayar hutang ke teman, atau tidak menepati janji yang sudah disepakati. Hal-hal tersebutlah yang akan membawa kamu ke dalam perilaku berbohong yang lebih buruk dan kompleks. 

Bersikap tidak jujur, atau berbohong bisa menjadi sebuah kebiasaan yang akan sulit ditinggalkan. Seperti kecanduan untuk melakukannya lagi dan lagi. Sekali kamu berbohong maka kamu akan seterusnya berbohong. Ibaratkan dalam sebuah game, setiap kamu berbohong, maka kamu akan melakukannya lagi dan lagi, dari level yang rendah ke level yang lebih tinggi.

Misalnya, Hari ini kamu berbohong untuk terlambat pulang karena ada kerja kelompok, lalu kamu berbohong soal siapa saja teman sekelompokmu, setelah itu kamu berbohong tentang alasan macet di jalan, lalu berbohong lagi dan lagi. Sampai pada akhirnya semua itu terungkap dan diketahui oleh Orang Tua kamu, lalu kamu pun dihukum.

Terkadang fenomena tersebut terjadi pada beberapa remaja atau pelajar yang berbohong kepada Orang Tuanya di rumah hanya demi, nongkrong bersama teman-temannya, atau untuk mencuri waktu agar bisa bersama-sama dengan pacarnya.

Ingatlah kembali, bahwa berbohong itu tidak akan pernah membawa kamu kepada kebaikan. Dengan kamu melakukan perilaku tidak jujur, maka kamu fix menjadi seseorang yang munafik. Tidak bertanggung jawab dan tidak dapat dipercaya akan melekat pada jati diri kamu. Lalu kamu akan dikenal sebagai orang yang tidak amanah. 

Ketika kamu menjadi orang yang munafik, maka tidak sedikit orang yang akan menjauhi kamu karena merasa tidak nyaman dan tidak percaya terhadap segala ucapan dan perbuatan kamu. Terkecuali kamu sudah siap untuk hidup menyendiri tanpa teman atau saudara, seperti seorang primitif yang hidup di pedalaman hutan amazon yang hidup dengan bebatuan, tanaman, atau hewan. #BKmedia

Source: http://www.bimbingan.org/contoh-sikap-jujur-kejujuran-kepada-allah-diri-sendiri-dan-orang-lain.htm

Selasa, 11 November 2014

Menyontek itu Menular

Kejujuran intelektual adalah harta terpendam di bidang Pendidikan.

Menyontek atau cheating adalah sebuah perilaku yang sudah menjadi kebiasaan dan dianggap lumrah. Kebiasaan ini bisa saja terjadi di berbagai kalangan, dari anak kecil, remaja, hingga orang dewasa. Menyontek memiliki arti meniru pekerjaan orang lain, atau mudahnya bisa diartikan sebagai tindakan penipuan, pembohongan, atau kecurangan.

Semua orang tahu, menyontek adalah perbuatan yang curang dan melanggar aturan. Baik ketika mengerjakan tugas sekolah atau rumah, bahkan ketika ujian sekolah dan ujian nasional. Apakah kamu masih merasa bangga, jika mendapatkan nilai yang bagus tapi hasil dari menyontek? 

Jika kamu senang dengan hasil tersebut, maka sesungguhnya kamu telah membodohi dan menipu diri kamu sendiri. Kamu tidak akan pernah tahu sejauh mana tingkat kemampuan kamu. Berada pada angka delapan kah? tujuh kah? enam kah? atau mungkin bisa saja sepuluh.

Oleh karena itu, jangan sampai kamu mau dibodohi oleh perilakumu sendiri. Siapa tahu dengan tidak menyontek nilai kamu bisa mencapai angka sembilan, tapi karena kamu menyontek dan lebih mempercayai hasil jawaban orang lain, bisa jadi nilai kamu jadi dibawah sembilan, rugi kan. Nah, supaya kamu bisa terhindar dari kerugian-kerugian lainnya dari menyontek, coba kamu pahami beberapa hal yang wajib kamu ketahui dari perilaku menyontek.

Bersifat Manipulatif dan Tidak Jujur
Menyontek merupakan salah satu tindakan yang menaipulasi orang lain bahkan diri sendiri. Misalnya saat kamu melakukan ujian. Pada dasarnya ujian hanyalah bagian kecil yang harus kamu lalui. Ujian hanya dijadikan sebagai media untuk mengukur kemampuan yang ada pada diri kamu. Melalui ujian, kamu akan mengetahui hasil dari kegiatan belajar. Pada hal kecil ini saja kamu memilih untuk menipu diri sendiri. Lalu, bagaimana dengan kegiatan besar lainnya, misalnya ujian seleksi untuk mendapatkan pekerjaan?

Saat ujian kamu pasti mendapatkan hasil akhir dan hasil akhir tersebut merupakan cerminan sebenarnya dari kemampuan yang kamu miliki. Jika kamu menyontek, maka bayangan yang sesunggnya tidak akan terlhiat. Kamu tidak akan mengetahui sejauh mana kemampuan atau potensi yang ada di dalam diri kamu. Menyontek juga membimbing kamu untuk berperilaku tidak jujur.

Tidak Percaya dengan Kemampuan Sendiri
Orang yang melakukan aksi menyontek biasanya tidak percaya pada kemampuan diri sendiri. Pada umumnya pelajar yang termasuk dalam kategori ini memiliki pikiran negatif pada diri sendiri, tapi mereka selalu menginginkan hasil yang sangat baik. Oleh karena itu, mereka leih memilih untuk melakukan aksi menyontek.

Satu hal yang perlu kamu ingat. Jawaban yang dimiliki teman belum tentu jawaban yang benar. Temanmu bukan guru yan mengetahui kebenaran atau memegang kunci jawaban soal ujian tersebut.

Menumbuhkan Sifat Melanggar atau Curang
Jika perilaku menyontek tidak segera dihentikan, maka kemungkinan besar kamu akan merasa bahwa melanggar peraturan menjadi hal yang wajar. Tentu saja hal ini memiliki dampak yang tidak baik, baik bagi diri sendiri maupun orang lain.

Tidak bisa dibayangkan apa yang akan terjadi dengan perkembangan bangsa ini jika masyarakat yang ada di dalamnya sudah tuidak bisa mengikuti peraturan atau norma yang berlaku.

Termasuk Perbuatan yang Menular
Bukan hanya penyakit yang dapat menular, tetapi kebiasaan menyontek pun dapat menular ke orang lain. Percaya tidak percaya, hal ini memang sering terjadi. Menyontek bisa menular dari satu orang ke orang lain. Apalagi bagi mereka yang sudah terbiasa mengerjakan soal-soal ujian secara bersama-sama. Kekompakan yang terjadi di kalangan pelajar menjadi salah satu penyebabnya. Mereka akan saling berkoordiansi sesaat sebelum ujian dimulai. Aksi ini mereka lakukan untuk mengantisipasi tindakan Pengawas yang menukar atau mengacak posisi tempat duduk.

Tidak jarang pelajar yang terbilang pandai pun pada akhirnya iktu bergabung dengan aksi tersebut. Tidak tahu alasan hingga mereka ikut dan memberikan jawaban kepada teman lainnya. Mungkin karena takut diancam, diejek, dikucilkan, atau bahkan hanya karena mereka merasa kasihan. Hanya Tuhan dan dirinyalah yang mengetahui alasannya. #BKmedia

Source: http://books.google.com/books?id=8TR2BAAAQBAJ&pg=PA66&lpg=PA66&dq=menyontek+itu+menular&source=bl&ots=BJCKLyqtDZ&sig=t7g9ljrzf5izaBG3ZOmb4fnM9fA&hl=en&sa=X&ei=SPhhVObLMoG9uATRwoHIAg&ved=0CB8Q6AEwAA

Senin, 10 November 2014

Rewards and Punishments


Rewards and Punisments are the Lower Form of Education. 

Tuhan menciptakan langit dan bumi seperti adanya siang dan malam, matahari dan bulan, gelap dan terang, atau baik dan buruk. Semua itu memiliki pasangannya masing-masing, seperti pria dan wanita, ayah dan ibu, juga hidup dan mati. Dalam kehidupan ini pun sama, pada setiap perilaku dan ucapan yang kita perbuat akan mendapatkan balasannya sesuai dengan apa yang kita lakukan.

Ganjaran dan Hukuman, atau biasa disebut "Rewards and Punishments" merupakan sebuah konsep sebab-akibat dimana ketika kamu melakukan hal yang baik, maka kamu akan mendapatkan hal baik pula. Sebaliknya, ketika kamu melakukan hal yang buruk, maka hal buruk juga yang akan kamu dapatkan nantinya.

Konsep Rewards and Punishments mengajarkan kita untuk banyak melakukan hal baik. Walaupun manusia seringkali berbuat khilaf, kurangilah hal-hal yang menjurus ke arah yang tidak baik. Karena pada dasarnya perbuatan-perbuatan buruk hanya akan menghasilkan kerugian dan penyesalan.

Coba kamu pahami, Tuhan menyuruh setiap mahluknya untuk mengikuti perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Karena sudah jelas, adanya surga dan neraka merupakan salah satu bukti balasan untuk setiap perilaku dan ucapan yang kamu lakukan di dunia. 

Di dunia ini misalnya, hukum dan norma sosial telah diciptakan oleh leluhur-leluhur kita. Pancasila dan UUD merupakan buah karya dari pejuang-pejuang kemerdekaan yang bertujuan sebagai landasan bagi kehidupan generasi rakyat Indonesia. Begitupun dengan budaya-budaya yang telah tercipta dari berbagai macam suku bangsa dari Sabang sampai Merauke. Setiap aturannya memiliki maksud dan tujuan agar masyarakatnya bisa hidup nyaman dan aman serta lebih baik.

Bayangkan jika setiap individu di dunia ini, atau di Indonesia khususnya, tidak mematuhi norma serta hukum yang berlaku. Tawuran dimana-mana, miras dan drugs dijual bebas, free sex, atau bahkan sampai korupsi, kolusi, dan nepotisme. Akan jadi apa nantinya bangsa Indonesia ini, kalau setiap rakyatnya melanggar aturan yang sudah ada? 

Oleh karena itu, dalam setiap ucapan dan perilaku baiknya kamu pikirkan dulu sebelum bertindak. Apa yang akan terjadi ketika kamu berucap sesuatu, juga apa yang akan terjadi nantinya jika kamu melakukan sesuatu tersebut. Jadi, pikirkanlah baik-baik segala bentuk ucapan dan tindakan, dimulai dari pola pikir yang jernih dan positif, niat yang tulus dan ikhlas, serta ucapan dan tindakan yang berbudi pekerti dengan mengikuti norma-norma yang berlaku.

Source: http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/balita/psikologi/hadiah.lebih.baik.dari.hukuman/001/007/1143/1/1